Betapa dulu aku melihatmu sebagai sosok yang sngat aku banggakan, kamu sosok yang selalu aku idolakan, betapa kamu sosok yang sangat aku sayangi.
Seiring berjalan waktu, kamu pun mengikuti arus tersebut dan terlena akan semua yang telah kau miliki. Begitu pun engan ku, aku makin mengidolakanmu.. Ayah.
Tapi, mengapa kamu baru di uji segini saja kamu sudah jauh mengecewakanku, kamu sendiri yang membuatku kecewa kepadamu, kamu membiarkan aku kecewa terlalu dalam pada sosokmu yang selalu aku idolakan.
Ayah, jasamu sungguh besar. kamu sosok pendiam tapi tetap memperhatikan. kamu tidak cuek ayah, kamu selalu berusaha memenuhi apa kemauanku saat itu dan di setiap saat.
Tapi kini kamu berubah...
kamu diam tapi banyak makna dari kediaman tersebut.
kamu tidak lagi menjadi tokoh yang sangat aku idolakan.
Ayah.. aku selalu berdoa disela nafas ku yang selalu mengingat Allah.
Ayah.. kembalilah kamu. kembalillah menjadi sosok yang sangat aku idolakan kembali.
Ayah.. kembalilaaah. :"{
02juni2013
Tidak ada komentar:
Posting Komentar